Senin, 27 Juni 2016 | By: Dika Darmawan

SAFETY INDUCTION




Zero accident, merupakan slogan untuk K3 ( Kesehatan Keselamatan Kerja). Jika kalian pernah melakukan kunjungan kerja ke suatu perusahaan entah itu di kantor atau di pabrik/plant biasanya kita sebagai tamu diwajibkan melapor terlebih dahulu di Pos Security kemudian mengisi daftar tamu, menukar kartu identitas kita dengan kartu tamu yang disediakan. Bila pada perusahaan kantoran hanya selesai sampai disitu. Berbeda dengan pabrik, kita akan diminta untuk menggunakan APD (Alat Perlindungan Diri) seperti safety shoes, helmet, dan rompi K3 atau juga masker. Hal tersebut dikarenakan resiko kecelakaan kerja di wilayah tersebut lebih besar.

Beberapa perusahaan pun ada yang memutuskan agar kita menonton safety Induction agar kita mengetahui lokasi atau map perusahaan, jalur evakuasi dan tindakan pengendalian apabila terjadi keadaan darurat yang kemudian kita akan diberikan kartu sebagai alat bukti bahawa kita telah melakukan safety induciton di perusahaan tersebut. Safety induction juga bisa dilakukan dengan diberikannya selebaran mengenai map perusahaan, jalur evakuasi, titik kumpul dan peraturan yang harus ditaati.

Safety induction sendiri adalah sebuah pelatihan tentang keselamatan dan kesehatan kerja yang diberikan kepada pekerja baru ataupun pada tamu yang baru pertama kali datang ke lokasi perusahaan tersebut. Tujuan dilakukannya safety induction ini adalah untuk mengkomunikasikan bahaya-bahaya kesehatan dan keselamatan kerja yang terdapat selama pekerjaan atau kunjungan sehingga mereka bisa sadar serta bisa melakukan tindakan terhadap bahaya tersebut.

Banyak penelitian mengenai menyebutkan bahwa angka kecelakaan kerja disebabkan oleh para pekerja baru, maka dari itu safety induction sangatlah penting untuk dilakukan sebelum para pekerja baru atau tamu memulai aktifitasnya. Tidak perlu sering untuk melakukan safety induction ini, minimal dua kali dalam setahun dan atau setiap kali ada perubahan terkait dengan fasilitas kerja di perusahaan.
Isi dari safety induction itu sendiri adalah
  1. Kebijakan terkait kesehatan dan keselamatan kerja perusahaan 
  2.   Area-area khusus seperti area pejalan kaki, tempat merokok, toilet, tempat ibadah, jalur evakuasi, atau tangga darurat titik kumpul dll. 
  3.  Peraturan standar tentang keselamatan kerja 
  4.  Alat pelindung diri yang perlu dipakai 
  5.  Prosedur keadaan darurat  menggunakan alat emergency seperti APAR dll.  
Isi dari safety induction dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi dari setiap perusahaan atau tempat kerja. Safety induction dapat dilakukan tidak hanya dengan lisan atau ceramah namun juga dapat di informasikan menggunakan video, peragaan K3 dll.
Jadi apabila kita sedang berkunjung atau bertamu ke suatu perusahaan ikutilah dengan baik dan perhatikan safety induction yang diberikan agar kita dapat mengendalikan saat kondisi darurat terjadi


0 komentar:

Posting Komentar