Selasa, 15 Januari 2013 | By: Unknown

Masalah Yang Tak Kunjung Selesai Di PSSI


Seiring waktu permasalahan sepak bola di Indonesia tak kunjung selesai mengenai permasalahan liga sepak bola yang menjadi salah satu ajang kompetisi anak bangsa mengenai olahraga.Berbagai cara telah dilakukan oleh PSSI agak masalah ini dapat terselesaikan dengan baik.Namun pada akhirnya tak menemukan penyelesaian dengan baik.Di Indonesia saat ini terdapat dua sistem kompetsisi dalam sepakbola yaitu Indonesian Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL),masing masing menyatakan atas sistem kompetesisi yang layak untuk dipergunakan di Indonesia.Akibat permasalah atas penggunaan sistim liga yang digunakan di Indonesia tak menemukan hasil yang memuaskan prestasi sepak bola Indonesia kian menurun dari waktu ke waktu terutama di level internasional.Banyak para pemain sepak bola yang mengeluhkan permasalahan ini,dengan tak kunjung se;esainya permasalan ini secara tidak langsung juga berdampak terhadap pemain sepak bola itu sendiri.Bukan hanya itu penduduk Indonesia pun tak puas terhadap prestasi yang telah dicapai oleh Timnas Indonesia.Banyak kekalahan yang Timnas Indonesia alami terutama setelah permasalah konflik dikubu PSSI sendiri yang tak kunjung selesai mendamaikan dua sistem konpetisi yang ada di Indonesia.Awalnya di Indonesia sistem liga berawal dari Indonesia Super League,namun setelah di PSSI terjadi pergantian kepemimpianan dibentuklah sistem Liga sepak bola yang di akui oleh FIFA yang bernama Indonesian Premier League (IPL) .Tentu saja sistem sepak bila yang telah dilakasanakan selama ini oleh Indonesia Super League merasa keberatan akan digantikan oleh sistem liga sepakbola yang baru dibuat oleh PSSI yang baru dibuat itu.

Banyak sudah jalan yang telah dilakukan oleh kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahn ini,dari mengadakan konfrensi sampai melakuakan mediasi.Ketika mediasi itu dilakukan di Jakarta banyak sekali aksi demonstran yang mengganggu jalannya mediasi sampai mediasi itu di pindahkan ke luar kota Jakarta pun hasilnya tetap sama,masing masing pihak tetap bersikukuh pada pendiriannya masing masing.Tidak bisa dipungkiri dalan ajang sepak bola di level internasional Timnas Indonesia banyak mengalami kekalahan yang memalukan.Contohnya dalam pertandingan persahabat dengan lawan lawan yang dulu pernah Timnas kalahkan dengan skor telak,kini melawan tim tersebut Timnas Indonesia pun tak bisa menang.Dan di kancah AFC yang dulu kita kenal dengan nama piala Tiger,dab bahkan sampai di ajang SEA GAMES.Sungguh ironis sekali,bangsa kita yang mempunyai banyak sumber daya manusia dibandingkan negara negara lain di Asia tenggara justru tidak bisa mengalahkan negara kecil yang tidak mempunyai banyak sumber daya manusianya.Padahal dengan meningkatnya prestasi sepakbola Indonesia tanpa kita sadar membuat bangsa kita kian bersatu dan makin cinta akan tanah airnya.Ketika Timnas Indonesia memenagkan pertandingan banyak sekali orang orang membicarakan hal tersebut dimana pun,seolah olah mereka bangga dengan kemenangan yang didapatkan oleh Timnas kita.Dan ketika Timnas kita mengalami kekalahan justru ada sebagian pihak yang sangat kesal dengan kekalahan tersebut.

Memang selama ini dalam menjalankan kompetisi sepak bola,Indonesia Super League mempunyai bannyak kekurangan,oleh sebab itu PSSI membentuk sistem kompetisi yang baru.Tentu saja hal ini menuai banyak kecaman oleh pihak pihak yang berkaitan dengan Indonesia Super League.PSSI menganggap Indonesia Super League adalah sistem kompetesisi yang ilegal dan PSSI juga tidak mengakui para pemain yang tergabung dalam klub-klub di ISL.Entah mengapa masalah ini tak kunjung selesai,bahkan campur tangan dari FIFA pun tak menghasilkan sebuah kepastian.Berulang kali FIFA memberikan batas waktu untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini.Contoh salah satunya adalah dibentukya KPSI(Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia ),namun tetap saja tak membuahkan hasil dan pada akhirnya FIFA memberikan batas waktu hingga 16 maret 2013.

Opini saya:

Sudah saatnya masalah ini harus diselesaikan dengan baik dan secepatnya,makin lama penanganan permasalahan ini banyak dampak negatif terhadap klub,pemain bola bahkan sampai prestasi Indonesia di kancah sepak bola.Seharusnya kita malu karena masalah ini telah larut kian tak kunjung selesai bahkan campur tangan dari FIFA pun masih belum menemukan jalan terang.Ketika keegoisan berbicara maka tidak satupun permasalahan yang dapat terselesaikan dengan baik. Dibutuhkan ketenangan dan pemikiran yang rasional dalam menangani masalah ini,persatuan bangsa harus menjadi prioritas utama agar bangsa kita tetap bersatu.Sepak bola bukanlah individual semata melainkan gabungan dari banyak individual yang mempunyai satu tujuan.